14 Dec 2020, 10:41 WIB | Berita, Berita, Berita Umum, Headline

1.000 Penyuluh Pertanian untuk Sumatera Selatan dilakukan pembekalan Ilmu.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru Resmikan Pembekalan Peningkatan Kapasitas 1.000 Tenaga P2EP atau Pendamping Penyuluh Pendamping POTP dan Pendamping PBT wilayah Sumsel.

Tenaga Penyuluh Pertanian hasil seleksi Pemerintah Provinsi Sumsel dari kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun Lulusan Sarjana Pertanian sebanyak 1.000 Peserta, dilakukan pelatihan dan pembinaan untuk dijadikan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

” Peserta penyuluh harus Fokus di bidang pertanian karena tugasnya penting untuk mendampingi dan mengawal petani bagi kemajuan sektor pertanian Sumsel. demi mendukung pembangunan Pertanian di seluruh pelosok desa di wilayah Sumatera Selatan. “Mereka yang terpilih akan ditugaskan ke sejumlah sentra pertanian Sumsel ,” Kata Gubernur Herman Deru. Di Aula Balai Penyuluh Pertanian Sumatera Selatan di Martapura OKU Timur. Sabtu Pagi (12/12/2020)

Menurut Deru, Pelatihan 1.000 PPL bertujuan, untuk memberikan edukasi bagi petani, utamanya terkait cara bercocok tanam. Mulai pemilihan benih, pemupukan, pemeliharaan tanaman dan pasca panen,” kata Herman Deru.

Diangkatnya tenaga penyuluh pertanian merupakan komitmen kita terhadap potensi daerah, salah satunya pertanian, melihat alam kita yang subur, ditambah tenaga yang tidak cukup sebagai sarana untuk meningkatkan produksi,
Melalui pengetahuan diberikan materi dari para penyuluh ini untuk dapat mengimplementasikan ilmunya di lapangan bersama-sama dengan para petani.

Langkah Pemprov Sumsel, sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian R.I. Syahrul Yasin Limpo kepada pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan pusat meningkatkan produksi pertanian di seluruh Indonesia, didukung penyuluh pertanian.

” Penyuluh adalah garda terdepan mengawal program utama dan mendampingi petani mencapai target produksi pertanian nasional ,” kata Deru.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Selatan Ir. Antoni Alam, M.Si. menyampaikan, Peserta yang mendaftar dari tanggal 3 sampai 8 November kemarin Berjumlah 1.969 Peserta, Namun ada sebanyak 382 peserta gugur seleksi administrasi, pada saat seleksi administrasi dari 1.969 orang peserta.

Sementara peserta yang lulus seleksi administrasi sebanyak 1.587 orang terdiri atas 3.47 orang berasal dari SMK dan sebanyak 1.240 orang berasal dari starata 1 berhak mengikuti ujian pada tanggal 12 November 2020 kemarin secara online Ungkap Antoni saat Pembukaan pelatihan.

Menurutnya, uraian jumlahan 1.587 orang Tersebut, peserta yang lulus sebanyak 1.000 orang peserta dengan rincian 50 orang pendamping pengawas benih terdiri dari 7 orang SMK 43 orang, dan 150 orang pendamping POPT terdiri dari 32 orang SMK dan 118 orang SI dan 800 orang tenaga pendamping Penyuluh Pertanian , 175 orang SMK 11 orang Diplomas 4 dan 614 orang SI. Pungkas Antoni saat sambutan pelatihan.(Jon)