Jalan Provinsi Makin Rusak
Sunday, 07 March 2010
MARTAPURA (Seputar Indonesia) - Kondisi badan jalan provinsi di wilayah Ogan Komering
Ulu (OKU) Timur semakin parah.Bahkan,kerusakan hampir membuat badan
jalan hampir putus yang mengharuskan pengendara ekstra hati – hati.
Kerusakan paling parah terjadi di
Desa Muncak Kabau,Kecamatan Kecamatan BP Bangsa Raja. Lobang mengangah
dengan diameter satu meter dan kedalaman sekitar satu meter bertebaran
di sepanjang badan jalan.Tidak sedikit,kerusakan tersebut menimbulkan
kecelakaan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan,selain ruas jalan
provinsi di sepanjang jalur Komering,jalur Kurungan Nyawa menuju
Belitang juga rusak parah.Akibatnya sering terjadi kecelakaan lalu
lintas. Hingga kini belum ada penanganan serius dari pihak Dinas
Pekerjaan Umum Bina Marga (PU-BM) Sumatera Selatan. Bahkan, pihak PU BM
Sumsel terkesan tutup mata dengan kondisi kerusakan yang terjadi.
Selain
mengakibatkan rawan kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga
mengganggu kelancaran transportasi sehingga jarak tempuh menjadi lebih
lama. Situasi ini sangat meresahkan masyarakat, karena juga
meningkatkan angka kriminalitas. Bupati OKU Timur Herman Deru
didampingi Kepala Dinas (Kadis) PU BM OKU Timur Agus Sunaryo kemarin
mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat ke Gubernur Sumsel Alex
Noerdin dengan tembuasan ke Dinas PU BM Sumsel, yang intinya
memberitahukan kondisi jalan provinsi di kabupaten ini perlu penanganan
serius.
Namun belum ada tanggapan. “Harapan kita agar
secepatnya PU BM Provinsi segera memperbaiki jalan yang rusak, karena
jika dibiarkan kondisinya akan lebih parah lagi,”ujarnya kemarin.
Bupati juga menyebutkan,kondisi jalan buruk tentunya sangat mengganggu
dan merugikan masyarakat, karena pengguna jalan harus mengeluarkan
biaya tambahan. Selain kerusakan badan jalan, terdapat lima
gorong-gorong di jalan milik provinsi itu yang ambruk, sehingga semakin
memperparah keadaan.Gorong-gorong ambruk berada di ruas jalan provinsi
Simpang Kepuh, Desa Rasuan,Kecamatan Madang Suku I; dua gorong-gorong
di Desa Mincak Kabau, Kecamatan BP Bangsa Raja; dua gorong-gorong di
Dusun Tanjung Aman,Kelurahan Pasar Martapura, Kecamatan Martapura.
Kondisi
jalan milik provinsi dari Simpang Kepuh Desa Rasuan, Kecamatan Madang
Suku I,menuju Gumawang sepanjang 23,5 kilometer kondisinya rusak parah
dan nyaris tidak bisa dilalui.Jalur Simpang Kepuh Desa Rasuan menuju
Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang sepanjang 41,5 kilometer juga
mengalami kerusakan yang cukup parah. Demikian juga dengan kondisi
jalan dari Kurungan Nayawa menuju Martapura sepanjang 22,1 kilometer.
Selanjutnya kondisi jalan dari Desa Kurungan Nyaawa menuju Belitang
sepanjang 28,4 kerusakannya sangat parah.
“Ya, kita sudah
beberapa kali mengusulkan agar segera diperbaiki namun belum
juga.Padahal, sudah dilakukan tender untuk pengerjaannya,sehingga tidak
ada lagi alasan PU BM Sumsel untuk tidak segera memperbaiki jalan yang
rusak,”sebutnya. Ketua Komisi I DPRD OKU Timur HA Syarnubi
mengatakan,sudah seharusnya pihak provinsi memberikan perhatian
terhadap jalan rusak tersebut. Mengingat jalan merupakan urat nadi
ekonomi rakyat. Rusaknya jalan tentunya akan mengganggu transportasi
dan akan menganggu ekonomi rakyat.
“Jika ini dibiarkan yang
kita khawatirkan masyarakat akan marah dan jangan sampai kita merasa
dianak tirikan, sehingga perlu dengan cepat dilakukan perbaikan,”
imbuhnya. Hingga kini, pihak provinsi sepertinya tutup mata, ini
terbukti belum adanya gerakan untuk perbaikan. Dikhawatirkan jika tidak
segera diperbaiki kondisi jalan akan samakin parah. (dadang dinata)
