4 Aug 2020, 11:03 WIB | Berita Daerah, Headline

Disporapar Bagikan 1.000 Masker untuk Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia telah menetapkan era kebiasaan baru atau new normal di berbagai ini. Pada kondisi new normal ini, sebagian besar masyarakat sudah mulai menjalani rutinitas di luar rumah. Meski sudah memperbolehkan masyarakatnya beraktivitas di luar rumah, pemerintah tetap memberlakukan protokol penggunaan masker sebagai salah satu bentuk mencegah penularan Covid-19.

Mendukung hal itu, Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) memberikan sebuah dukungan pada masyarakat terutama bagian kepariwisataan seperti pengusaha hotel, tempat wisata, maupun rumah makan di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan, agar pelayanannya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Program pembagian masker ini ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Apalagi setelah sekian lamanya mereka di rumah saja, jenuh, kemudian refresing ke tempat-tempat wisata. Karena hal ini tempat-tempat wisata itu harus menyediakan masker bagi wisatawan yang datang, agar tetap aman,” jelas H. M. Drs. Supardi,M.B.A saat ditemui di kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata OKU Timur, Senin (3/8/20).

Kepala Disporapar, Supardi, mengatakan pembagian masker ini merupakan bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bagi pelaku wisata dan usaha ekonomi kreatif yang mendukung usaha kepariwisataan di kabupaten OKU Timur.

“Masker yang dibagikan ini jumlahnya 1000 (seribu) buah, berupa masker kain yang bermotif batik (masker non-medis) yang nantinya dapat dicuci kembali agar dapat digunakan secara berulang ulang,” tutupnya.

Pembagian masker ini bertujuan untuk mengantisipasi dan memutuskan penyebaran wabah Covid-19, khususnya di kabupaten OKU Timur. Serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap memakai masker di era new normal(Joni ariandi/Diskominfo OKU Timur)