19 Jun 2022, 8:42 WIB | Berita, Berita, Berita Umum, Headline

Enos-Yudha Hadiri Peringati Harlah Ponpes Al-Ikhlas Pemetung Basuki Dan Berpesan Jangan Lupakan Guru

OKU Timur – Pondok Pesantren Al-Ikhlas unit Al Ma”mun Pemetung Basuki BP. Peliung menggelar Harlah Akhirusanah dan Halal Bihalal dirangkai dengan kegiatan Mutakhorijin Al- Ma’mun Wisudawan ke 1 bagi 5 Santriwan dilanjutkan Muodihatul khasanah oleh KH. Imam Syafi’i dari Batumarta.

Acara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., dan H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., di dampingi Pimpinan Ponpes Dr. Agus Mak’mun Mukhid, S.E., M.M., KH. Ruslan Bisri Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, dihadiri Dewan ustad ustazah, Wali murid para Santri. Kamis pagi (16/06/20222).

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Unit PP Al Ma’mun Dr. Agus Ma’mun yang merupakan Staf Khusus Bupati tersebut menyampaikan, terimakasihnya atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati serta para ulama yang ikut menyaksikan Akhirusanah dan halal bihalal bersama keluarga para santri.

Alhamdulillah tahun ini Akhirusanah yang perdana bagi anak-anak yang selesai mengenyam Pendidikan di Pondok Pesantren dibawah naungan Pondok Al-ikhlas, kita ketahui pondok pesantren ini selama ini sudah berdiri selama 6 tahun meskipun masih banyak kekurangan dengan memiliki tenaga pengajar yang mengabdikan ilmu agamanya kepada para santri dengan keikhlasan.

”Kita berharap pondok pesantren ini dapat berkembang namun saya berpesan kepada 5 Orang anak yang di sudah melakukan Akhirusanah ilmunya nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat ” Ucap Gus Ma’mun saat dibincangi

Sementara Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., yang mewakili sambutan Bupati mengucapkan, Selamat Harlah kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas milik Gus Ma’mun, sekaligus dia berpesan kepada para wisudawan yang baru dilantik agar jangan berhenti belajar Al-Qur’an. Sebab, kata dia, ilmu Al-Qur’an adalah petunjuk yang tidak ada sedikitpun keraguan di dalamnya.

Selain itu disampaikan Wabup, Kepada para orang tua santri-santriwati agar tidak perhitungan untuk membiayai pendidikan anak-anaknya, terutama dalam ilmu keagamaan.

”Dia berharap agar para santri tidak lupa dengan ustadz ustadzah karena Ilmu yang diberikan kepada anak-anak ini akan abadi untuk selamanya dan bisa dinikmati hasilnya di akhirat,:’ Pungkasnya.

(Tim Diskominfo OKU Timur).