13 Apr 2011, 22:41 WIB | Berita

Jalinteng Putus Total

Sriwijaya Post – Selasa, 12 April 2011 09:13 WIB

MARTAPURA,SRIPO — Seluruh kendaraan roda empat jenis truk dan bus yang melintas di Jalinteng ruas Martapura-Bukit Kemuning dialihkan, menyusul ambruknya jembatan di Desa Banjarmasin, Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan, Senin (11/4).

Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Sugiat AS SH MH yang dikonfirmasi Senin (11/4) menjelaskan pihaknya mendapat informasi dari Satlantas Polres Waykanan, jembatan yang berada di jalan negera ini mengalami putus total. Mendapat informasi itu satuan lalu lintas Polres OKU Timur langsung bergerak cepat memasang plang berisi himbauan ”Jalan Waykanan putus, truk/bus dialihkan lewat jalur OKI /Liwa,” katanya.

Pelang bertuliskan pemberitahuan pengalihan arus tersebut dipasang di Simpang Empat Tanjungkemala Kecamatan Martapura OKUT.

Selain memasang pelang pemberitahuan pemindahan arus menyusul putusnya Jmebatan Kampung Banjarmasi Kecamatan Baradatu Kabupaten Lampung Waykanan, Kasat Lantas Polres OKUT juga langsung turun ke jalan dan mengarahkan kendaraan roda empat yang akan menuju Lampung dan Pulau Jawa.

Hingga pukul 14.00, tampak masih banyak kendaraan roda empat khususnya bus yang sulit diarahkan, beberapa sopir bus terkesan tidak percaya walapun petugas sudah memberitahukan perubahan arus lalin.

Seperti yang dilakukan seorang sopir bus antar pulau yang tetap ngotot mau meneruskan perjalanan melalui jalur lintas tengah. Padahal Kasat Lantas Polres OKUT sudah memberitahukan kepada sopir bahwa jembatan putus tidak bisa dilewati kendaraan. Akhirnya setelah perjalanan sekitar 75 Km bus antar pulau tersebut kembali lagi ke Martapura Karena jembatan putus tidak bisa dilewati. Bahkan bus tersebut akhirnya beristirahat di dekat Kantor Pemkab OKU T karena kehabisan bahan bakar.

Pemantauan di lapangan sejak pengalihan arus, kendaraan bus dan truk dan mobil pribadi dari arah Lampung dan Pulau Jawa sepi. Sesekali hanya terlihat kendaraan minibus dan mobil pribadi yang melewati jalur Liwa masuk Martapura dan Baturaja. (eni)