21 Apr 2015, 11:43 WIB | Berita Daerah

Kementan Targetkan Sumsel Hasilkan 1,3 Juta Ton Padi

menteri-pertanian-ri-andi-amran-sulaimanPALEMBANG -– Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menargetkan Sumsel mampu memproduksi minimal 1,3 juta ton beras tahun 2015 di dua daerah, yakni Banyuasin dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Target itu untuk mencapai Indeks Pertanaman (IP) dari 100 menjadi IP 200.

“Pemprov Sumsel harus menargetkan 1,3 juta ton pada panen padi tahun pertama. Kalau benar bisa, kita tambah bantuannya untuk tahun berikutnya. Pasti lebih dari Rp825 miliar,”

Ia menerangkan Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengalokasikan Rp 16,9 triliun plus Rp 4 triliun untuk program IP 200 di seluruh Indonesia. Sumsel sudah mendapat alokasi sebesar Rp825 miliar yang disebar ke beberapa daerah produsen beras, yaknu Banyuasin dan OKU Timur.

“IP-200 dilakukan di seluruh Indonesia. Tapi, kita memfokuskan diri ke daerah yang sudah dikenal surplus beras seperti Sumsel ini, Kalimantan dan Jambi. Bentuk dukungan kita bermacam-mana, penambahan ratusan ribu hektar lahan pertanian dan bantuan alat,” terangnya.

Amran memberi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), perbaikan dan penambahan saluran irigasi, benih, pupuk dan sarana produksi (Saprodi) ke dua daerah di Sumsel. Sedangkan lahan yang ditambah merupakan pemanfaatan lahan lebak dan lahan yang irigasinya tidak lancar.

Kementan melalui instansi pemerintah terkait di daerah akan melakukan penambahan dan perbaikan irigasi agar lahan yang kekurangan pengairan tersebut bisa dialiri air. Saat ini, pihaknya meningkatkan tambah tanam periode Oktober-Maret di 700.000 hektar lahan sawah baru seluruh Indonesia.

Amran berharap dalam lima kali masa panen di lahan baru itu bisa menghasilkan 3,5 juta ton. Sedangkan dari total luas lahan yang ada, baru sekitar 50-55 persen yang sudah melakukan panen. Sisanya sebanyak 45-50 persen belum.

Dalam agenda kerjanya di Sumsel, Amran meninjau lahan lebak Desa Sungai Pinang Rambutan Banyuasin. Serta melakukan pencanangan tanam IP-200 di Deas Indrapura Muara Sugihan Banyuasin, dan memberikan bantuan alat mesin pertanian di Desa Talang Giring, OKU Timur.

Ia memberikan 280 bantuan alat mesin pertanian kepada petani Kabupaten OKU Timur. Penyerahan langsung tahap pertama kepada petani Desa Talang Giring berupa 27 unit traktor roda dua, enam unit pemipil jagung, 31 pompa air, dan enam unit alat panen.

Alat mesin pertanian ini untuk menambah produktifitas pada sektor pertanian, di mana Kabupaten OKU Timur menjadi daerah andalan untuk pertanian di Sumsel. Saat ini seluas 126.357 hektar yang ada di OKU Timur terdiri dari sawah 77.746 hektar dengan produksi 825 ribu ton gabah kering panen dan 500 ribu ton beras pada tahun lalu. Dengan program IP-200 dan IP-300, OKU Timur ditargetkan menyumbang hingga 933.479 ton gabah kering panen pada tahun 2015.

Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2015/04/21/kementan-targetkan-sumsel-hasilkan-13-juta-ton-padi