31 Jul 2018, 13:29 WIB | Berita, Berita Daerah, Berita Umum

Masyarakat Diminta Aktif Tanggulangi Bencana

MARTAPURA- Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur MGS Habibullah meminta masyarakat berpatisipasi aktif dalam mengatasi timbulnya bencana.

Hal ini diungkapkannya di Martapura terkait dengan wilayah OKU Timur yang rawan terjadi bencana. Dimana pada musim penghujan  bencana banjir kerap menghantui masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai. Sedangkan disaat musim kemarau  daerah ini kerap dilanda bencana kebakaran baik hutan dan lahan maupun kebarangan rumah, ruko atau pemikiman masyarakat lainnya.

Karena itu dia  meminta masyarakat untuk senantisa  waspada   timbulnya kebakaran terutama disaat musim kemarau seperti sekarang ini.

Warga dimintanya kembali memeriksa jaringan  instalasi kabel listrik dirumah.  Untuk menghindari terjadinya arus pendek yang dapat saja memicu terjadinya bencana kebakaran.

Masih menurut Habib, dirinya juga meminta jajaran BPBD dan masyarakat peduli api, serta tim reaksi cepat untuk segera melakukan upaya antisipasi jika terjadi bencana diwilayah kerjanya. Disamping melakukan upaya evakuasi lebih cepat untuk mehindari terjadinya kerugian  yang lebih besar.

MARTAPURA- Kementerian Kesehatan bertekad membebaskan Indonesia dari virus campak dan rubella pada tahun 2020. Langkah itu penting dilakukan apalagi wilayah cakupan imunisasi di Indonesia masih rendah.

Untuk mensukeskan jalannya pemberian imunisasi camak dan rubella  di OKU Timur. Pemerintah daerah setempat telah menyiapkan sejumlah lokasi yang dapat didatangi oleh masyarakat yang hendak mendapatkan imunisasi campak dan rubella  bagi anak mereka dengan usia  9 bulan hingga 15 tahun.

Adapun lokasi yang disipakan yakni di sekolah-sekolah dan pasilitas kesehatan lainnya yang ada diwilayah Kabupaten OKU Timur.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi di Martapura mengajak seluruh masyarakat untuk  berpartisipasi aktif  dalam mencegah timbulnya sejumlah penyakit bagi anak-anak seperti buta, tuli, cacat bayi dalam kandungan yang disebabkan  virus campak dan rubella.

Bupati menegaskan, adapun jadwal pemberian  imunisasi campak dan rubella  gratis yang akan dilaksakan pada Agustus hingga akhir september 2018 mendatang. (herman danawi)