5 Sep 2019, 10:26 WIB | Berita Umum, Headline

Ngaben di OKU Timur

Masyarakat Bali khususnya di Desa Metro Rejo Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur melaksanakan ritual pembakaran mayat atau yang lebih familiar dikenal dengan sebutan Ngaben pada Rabu (04/09/2019). Acara ngaben atau upacara Pitra Yadnya dilakukan atas 32 jenazah dengan 15 wahana.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur sangat memberikan perhatian pada acara tersebut dimana Bupati OKU Timur H.M. Kholid Mawardi S,Sos, M.Si ,wakil Bupati Fery Antoni, S.E, para kepala OPD, hadir menyaksikan.
dalam sambutannya Bupati mengatakan Ngaben merupakan bentuk tanggungjawab moril dari keluarga yang masih hidup. Melalui acara seperti ini merupakan salah satu cara membina Kerukunan umat beragama. Bumi sebiduk sehaluan sangat terjaga dan kondusif dalam kerukunan beragama karena sama-sama menjaga.

Sedangkan Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jero Mangku Amar menambahkan, tradisi Ngaben merupakan tradisi umat agama Hindu-Bali yakni melakukan upacara kremasi atau pembakaran jenazah, untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Jero Mangku Amar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, masyarakat dan tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan keagaman ini.