14 Apr 2015, 8:07 WIB | Berita Daerah

OKU Timur Kembangkan Pepaya Kalina

MARTAPURA – Untuk menunjang penghasilan masyarakat, Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus berupaya mengembangkan agribisnis tanaman sayuran maupun buah-buahan varietas unggul seperti Pepaya Kalina.

Berdasarkan hasil tes uji coba yang dilakukan di Balai Penangkaran Benih Kecamatan Cempaka OKU Timur, Pepaya Kalina memiliki prospek yang sangat menjanjikan dengan hasil panen sangat bagus untuk dikembangkan di wilayah OKU Timur.

“Jenis buah-buahan ini masih langka di Indonesia. Saat ini jenis tanaman ini baru dikembangkan di Balai Pengembangan Buah (BPB) Bogor, Provinsi Jawa Barat. Untuk itu kita mencoba untuk mengembangkannya di wilayah OKU Timur. Ternyata hasilnya cukup memuaskan. Pengembangan ini sudah kita lakukan sejak tahun 2010 lalu,” ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura OKU Timur Ir Tubagus Sunarseno melalui Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura, Sriono.

Sebelum dilakukan pengembangan Pepaya Kalina tersebut kata dia, pemerintah terlebih dahulu melakukan survey untuk pemasarannya. Dan ternyata buah tersebut memiliki potensi pasar yang sangat besar sehingga diputuskan untuk dikembangkan di OKU Timur.

“Setelah dilakukan ujicoba dan pengembangan. Ternyata berhasil karena cocok dengan iklim yang ada di OKU Timur mulai dari pertumbuhan hingga panen hasilnya cukup memuaskan,” jelasnya.

Untuk meningkatkan minat dan semangat masyarakat, pemerintah sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Lottemart pasar Induk Jakabaring Palembang sehingga permintaan pasar akan pepaya kalina terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Buah pepaya Kalina ini memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri mulai dari rasa, bentuk hingga tekstur buahnya. Kita sudah mulai mengembangkan dan memberikan masukan kepada masyarakat agar membudidayakan tanaman buah pepaya kalina,” ujarnya.

Dikatakan Sriono luas lahan pengembangan pepaya Kalina di Balai Benih Cempaka saat ini sekitar 50 Hektare (ha) yang dikelola oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok petani. Setiap minggu petani bisa menghasilkan buah Pepaya Kalina sebanyak 50 hingga 60 ton siap jual.

Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2015/04/05/oku-timur-kembangkan-pepaya-kalina