30 Aug 2018, 17:02 WIB | Berita, Berita Daerah, Berita Umum

Pemerintah Daerah Didesak Dewan Proaktif Sosialisasi Vaksin MR

OKU Timur. Fraksi partai Hanura melalui juru bicaranya, Riza Alifkodim, Selasa (28/8/2018) juga menyinggung  agar pemerintah daerah proaktif dalam menyakinkan masyarakat agar anaknya diberi vaksin MR.

Terlebih telah dikeluarkannya  fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)  No 33/2018, memperbolehkan pemberian Vaksin MR.

Sementara itu Wakil Bupati Feri Antoni menjawab masukan fraksi Hanura menegaskan, pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi dengan intensif kepada masyarakat terkait dengan pemberian vaksi MR bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di OKU Timur yang berlangsung hingga akhir septermber 2018 mendatang.

Dilain pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur hingga kini masih terus melakukan imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada anak – anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Kegiatan imunisasi berdasarkan intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penggunaan imunisasi vaksin MR oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) diperbolehkan karena kondisi keterpaksaan. Hal tersebut membuat program vaksin untuk mencegah campak dan rubella ini dilanjutkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur Dr Erly Yani, M.Mkes mengatakan sasaran imunisasi MR ialah anak umur sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun.

Untuk targetnya, kata dia, sebanyak 174.493 anak hasil cakupan sampai tanggal 25 Agustus 2018. Adapun pelaksanaan imunisasi MR selama Agustus di sekolah – sekolah. (herman danawi)