18 Dec 2020, 9:17 WIB | Berita, Berita, Berita Umum, Headline

Pernyataan Bupati OKU Timur

Bupati OKU Timur H.Kholid Mawardi berharap Kepada Masyarakat OKU Timur, agar tetap menjaga kerukunan umat beragama, dan menjaga keutuhan yang selama ini terjalin selama ada perbedaan, masa pesta demokrasi Pilkada Calon Bupati-Wakil Bupati OKU Timur tahun 2020, kini telah berakhir artinya berhenti juga berbagai aktivitas dari para Paslon.

Menurutnya, ada langkah terbaik apa yang harus dilakukan oleh para paslon Yaitu bermunajat kepada Allah SWT,
Bersama memohon dikabulkan segala sesuatu yang dicita-citakan dan diinginkan untuk daerah ini lima tahun kedepannya.

Kerena Kehidupan ini, bukan milik manusia dan semua keputusan di dalam kekuasaan Allah, sebagai Maha Penentu segala sesuatu yang di kehendaki makhluknya.

Berakhirnya, Kompetisi Perebutan kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur, hendaknya para calon kandidat, untuk saling memaafkan satu sama lainnya atas segala kekeliruan dan kekhilafan sewaktu diawal dan diakhir masa kampanye.

” Tutup Perdebatan ” dan ” Tutup Kekecewaan ” dan Akhiri Permusuhan ” setelah berakhir Pilkada.

Karena ada endingnya, ada kalah dan ada yang menang, dalam arena kompetisi bukan dilihat dari tolak ukur Kepintaran dan Kecerdasan atau banyaknya modal para paslon, untuk mempengaruhi para pendukung dan Pemilih, tetapi semuanya bersumber dari hak Prerogratif Tuhan yang absolut ( God is all-powerful – Tuhan Maha Penentu),

and humans can only hope that God determines (Manusia hanya bisa berharap Tuhan yang menentukan)

Disampaikan Kholid,
Sebagaimana perkataan Allah di dalam Al-Qur’an :

“Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu) kecuali bila dikehendaki Allah.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi
Maha Bijaksana.” (Surah Al- Insan: 30)

Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa manusia tidak akan mencapai keselamatan itu kecuali dengan kehendak-Nya, dan bila Ia memberikan taufik kepadanya. Usaha seseorang saja tanpa ada bimbingan Allah tidak akan mencapai kebaikan dan tidak dapat menolak kejahatan.

Ayat ini ditutup dengan suatu kepastian bahwa Allah Maha Mengetahui, lagi Maha bijaksana. Karena Allah Maha Tahu, siapa di antara hamba-Nya yang berhak menerima hidayah itu, sehingga dimudahkan jalan baginya dan didatangkan sebab-sebab untuk mendapatkan hidayah itu.

Sebaliknya, yang sering terlibat dalam perbuatan memperturutkan hawa nafsu, hidayah itu dihilangkan Allah darinya. Allah Mahabijaksana dan Mahaadil.

(1). Allah menganjurkan untuk bersyukur.

Dalam Allah SWT berfirman:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari
(nikmat)-Ku” (Surah Al Baqarah : 152)

Apabila mereka selalu mengingat Allah, Dia pun akan selalu mengingat mereka pula. hendaklah mereka bersyukur kepada-Nya atas segala nikmat yang telah dianugerahkan-Nya dengan jalan melaksanakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan-Nya dan jalan memuji serta bertasbih dan mengakui kebaikan-Nya.

Di samping itu, janganlah mereka mengkufuri nikmat-Nya dengan menyia-nyiakan dan mempergunakan di luar garis-garis yang telah ditentukan-Nya.

(2). Allah menganjurkan untuk bersabar.

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar ( Surah Al-Anfal Ayat 46 ).

Dan berpegang, teguhlah untuk taat kepada Allah, dan taat kepada RasulNya, dalam seluruh keadaan kalian, dan janganlah kalian saling bersilang pendapat diantara kalian sehingga tercerai berai, Persatuan kalian dan bertentangan isi hati kalian, sehingga kalian, akan melemah serta kekuatan dan kemenangan kalian akan sirna.

Dan bersabarlah, ketika mengahadpi musuh, Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar dengan Bantuan, Pertolongan dan dukunganNya, Serta tidak akan menelantarkan mereka. Ucap Kholid