17 Jun 2021, 8:20 WIB | Berita, Berita, Berita Umum, Headline

Bupati OKU Timur Siap Wujudkan Food Estate

OKU Timur – Bupati Ogan Komering Ulu Timur H. Lanosin, S.T.,  Inginkan Kabupaten OKU Timur masuk di 13 besar sebagai lumbung pangan nasional.

Keiginan ini disampaikan Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., pada saat pembukaan Pembekalan korporasi dalam rangka mewujudkan Food Estate bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung,

Pembekalan diikuti kelompok Tani OKU Timur Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional, ini juga didukung oleh Pemerintah Daerah untuk melakukan terobosan baru melalui pengembangan kawasan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dibalai Penyuluhan Pertanian Desa Sumber Suko Kecamatan Belitang.

Acara yang diikuti oleh Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Provinsi Sumsel, Kepala Balai Pertanian Lampung Dr. Abdul Roni, Rabu Pagi (16/06/2021).

OKU Timur memiliki kelompok Gapoktan Berjumlah 226, sementara kelompok Tani berjumlah 3.065, OKU Timur memiliki luas lahan  tanam sebesar 60.634 Hektare, Jumlah Petaninya 24.332 Orang, dibantu tenaga Penyuluh Berjumlah 358 Orang, Jumlah kelompok Petani se OKU Timur  3.065 Petani.

Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., mengatakan, membangun pertanian Agro Solution Food Estate harus menyeluruh, mulai dari Lahan, Bibit, SDM serta hasil produksinya.

“Pemerintah Kabupaten OKU Timur telah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Alhamdulillah, Gubernur sangat mendukung Program Food Estate bahkan memberikan bantuan dana untuk Kabupaten OKU Timur untuk Program Korporasi Food Estate” Katanya.

Dasar pemikiran ini, menurut Bupati OKU Timur ialah Peraturan tentang Pangan dan Peraturan Menteri Pertanian dan kehutanan tentang Lingkungan Hidup.

Bupati OKU Timur menyampaikan selain sebagai Program Ketahanan Pangan, manfaat pembangunan Agro Solution Food Estate ini juga memberikan keuntungan bagi masyarakat dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

“Untuk pembangunan Agro Solution Food Estate di OKU Timur, Luas lahan yang akan di gunakan sebesar 20.000 Hektar yang tersebar di 19 Kecamatan, dari hasil ini keinginan saya bisa mewujudkan 1 juta ton Gabah Kering Giling dan kita masuk di 10 besar penghasil pangan Secara nasional dari sebelumnya peringkat 15” Harapnya.

Bupati OKU Timur mengatakan, ini merupakan proyek percontohan jika 20 ribu hektar berhasil maka Pemerintah Kabupaten OKU Timur akan meminta tambahan qouta menjadi 50.000 hektar.

“Mulai tanam padi untuk Program Food Estate ini mulai bulan Juni dan Pemerintah Pusat dan Provinsi sudah siap mengelontorkan dana kepada korporas-korporasi yang akan mengelolanya,” kata Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T.

H. Lanosin, S.T., dengan tegas memerintahkan kepada Camat dan para Kepala Desa di OKU Timur agar rencana mewujudkan pembangunan Food Estate di sosialisasikan kepada Masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Tubagus Sunarseno mendukung inisiasi pengembangan Food Estate di Kabupaten OKU Timur  yang segera akan direalisasikan.

“Inisiasi ini sejalan dengan program dan kebijakan Bapak Bupati dan Bapak Gubernur untuk memperkuat cadangan pangan daerah dan selaras dengan  program kebijakan pemerintah pusat. Nah, kita sangat menyambut baik dan mendukung pencanangan tersebut” Ujarnya.

Ir. Tubagus Sunarseno menyebutkan kalau kebijakan pemerintah sangat fokus untuk penguatan cadangan pangan terutama Kabupaten OKU Timur demi kesejahteraan masyarakat.

“Kabupaten OKU Timur harus memiliki cadangan pangan yang kuat minimal bisa memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri dan bahkan nasional,” Katanya.

Ir. Tubagus Sunarseno menambahkan kalau pihaknya juga akan ikut membantu melakukan koordinasi dengan pemerintah, agar benar-benar didukung penuh karena hal itu juga program strategis nasional yang diinginkan pemerintah.

“Kita akan berkolaborasi bersama Provinsi termasuk masyarakat kita sendiri, karena tujuan akhirnya masyarakat pendapatannya meningkat dan menjadi lebih sejahtera masyarakat” tandasnya.

(Tim Humas Diskominfo OKU Timur).