5 Jun 2017, 21:12 WIB | Berita, Berita Daerah, Berita Umum

Pemkab OKU Timur Lelang Mobil Dinas Tahun 2005-2006 Semua Boleh Ikut

kendaraan-dinas-dilelang_20170605_201606

Sejumlah kendaraan dinas yang akan dilelang oleh pemkab OKU Timur.

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten OKU Timur akan melakukan penjualan umum (lelang) terhadap kendaraan dinas operasional roda empat. Adapun mobil yang akan dilelang tersebut merupakan jenis minibus, jeep dan semi jeep buatan tahun 2005 dan 2006.

Menurut Akhmad Priyo selaku panitia lelang Senin (5/6) mengatakan, kendaraan yang akan dilelang berjumlah 49 unit yang terdiri dari Daihatsu Taruna, Suzuki APV, Nissan Terrano, Mitsubishi Kuda dan Colt L 300, Honda CR-V hingga Yoyota Kijang Innova.

“Kendaraan yang akan dilelang merupakan kendaraan tahun 2005 dan 2006 dan sudah memenuhi persyaratan untuk dilelang sesuai persyarakat minimal kendaraan untuk dilelang minimal berusia tujuh tahun,” katanya.

Lelang kata dia, akan dilakukan secara terbuka sehingga siapapun bisa ikut sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Untuk syarat dan tata cara mengikuti lelang bisa dilakukan melalui website www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

“Selanjutnya untuk administrasi atau penjelasan lelang akan dilakukan pada Kamis 8 Juni 2017 di ruang Bina Praja Setda OKU Timur dengan membawa laptop atau smartphone, KTO, NPWP dan rekening tabungan,” jelasnya.

Seluruh masyarakat tanpa terkecuali yang ingin melihat langsung kondisi mobil lanjut Priyo bisa mendatangi lokasi parkir yang berada di Pemkab OKU Timur. Dimana kondisi mobil apa adanya dan apabila terdapat kerusakan, dan kekurangan merupakan resiko yang menjadi tanggungjawab sepenuhnya pembeli atau pemenang lelang.

Ditanya mengenai harga, menurut Priyo semuanya bervariasi tergantung dengan kondisi dan kelengkapan kendaraan tersebut. Dengan nilai terendah sebesar Rp 900 Ribu dan nilai tertinggi Rp 65 Juta. Yang jelas kata dia, kondisi kendaraan sesuai dengan kondisi dan kelengkapan surat menyurat semua dicantumkan pada kendaraan.

“Peserta yang ingin mengikuti lelang diwajibkan menyetor uang jaminan ke nomor VA (Virtual Account) masing-masing. Dimana uang jaminan penawaran lelang sebesar 50 persen dari nilai limit kendaraan yang ditawarkan. Uang jaminan ini akan dikembalikan utuh tanpa potongan jika peserta dinyatakan bukan sebagai pembeli atau pemenang lelang,” katanya.

Sementara untuk pelunasan kata dia, pemenang lelang wajib melunasi pembayaran lelang paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Sumber : ( Sriwijaya Post ) (Diskominfo/Ari)